Gravitasi: Bukan fakta dan buka mata



Gravitasi Universal adalah teori, bukan fakta yang mengenai hukum tarik-menarik alam. Alam tidak pernah tarik menarik, tapi teorilah yang menarik fakta dan pengetahuan tertarik membenarkannya. Materi ini harus didekati dengan pikiran terbuka, jangan streotipe yang kontra kebenaran. Materi ini harus dipelajari dengan cermat, jangan skeptis mengarah acuh tak acuh. Materi ini harus dipertimbangkan secara kritis untuk menempatkan kembali fungsi akal pikiran dalam perenungan penciptaan alam semesta. Seperti nabi Ibrahim melihat penyembahan kepada berhala adalah teori universal kaumnya dan bukanlah fakta tarik menarik ketauhidan.

Jangan pahami dengan seolah ilmiah, tapi sebenarnya adalah doktrinasi yang dipaksakan ke otak untuk membantah fakta seolah berpengetahuan. Kenapa akal sehat tidak pernah kritis tentang ini? Seolah baku menerimanya tanpa pernah mencoba mencarah jadi beberapa bagian? Untuk diulang kebohongan yang dicatatkan dan dihafalkan akhirnya difaktakan. Afala tatafakkaruun.

Teori Gravitasi Universal diajarkan di sekolah sebagai fakta, padahal sebenarnya itu bukan teori yang bagus. Seperti agama paganisme yang membungkamkan akal sehat. Tidak boleh dibantah dan dianggap sesat jika tidak melulurnya (menelan mentah-mentah). Pertama-tama, tidak ada yang mengukur gravitasi untuk setiap atom dan setiap bintang. Ini hanyalah keyakinan agama gravitasi bahwa itu "universal".

Kedua, buku pelajaran sekolah secara rutin membuat pernyataan palsu. Misalnya, "bumi mengelilingi matahari". Jika teori gravitasi benar, maka akan terlihat bahwa gaya gravitasi matahari di bulan jauh lebih kuat daripada gaya gravitasi bumi di bulan, sehingga bulan akan mengelilingi matahari. Siapa pun dapat melihat ke atas di malam hari dan melihat celah yang jelas dalam teori gravitasi. Teori ini sebenarnya adalah penyokong teori lebih besar bumi mengelilingi matahari.

Keberadaan pasang surut sering dianggap sebagai bukti gravitasi, tetapi ini secara logika salah. Karena jika "gravitasi" bulan bertanggung jawab atas tonjolan di bawahnya, lalu bagaimana seseorang dapat menjelaskan air pasang di sisi berlawanan dari bumi pada saat yang bersamaan? Siapa pun dapat mengamati bahwa ada dua — bukan satu — pasang naik setiap hari. Jauh lebih mungkin bahwa pasang surut diberikan kepada kita oleh Pencipta yang Maha Tahu sejak lama dan mereka telah bersama kita sejak saat itu. Bagaimanapun, fakta bahwa ada dua pasang tinggi memalsukan gravitasi.

Masih banyak kekurangan lainnya. Misalnya, para astronom, yang tampaknya menyukai gravitasi, memberi tahu kita bahwa bulan berputar pada porosnya tetapi pada saat yang sama selalu menampilkan wajah yang sama ke bumi. Ini jelas tidak masuk akal. Terlebih lagi, jika gravitasi bekerja di awal bumi, maka bumi akan dibombardir oleh asteroid, meteor, komet, dan sampah luar angkasa lainnya yang jatuh. Selanjutnya, teori gravitasi menunjukkan bahwa planet-planet telah bergerak dalam orbit yang teratur selama jutaan dan jutaan tahun, yang sepenuhnya bertentangan dengan Hukum Kedua Termodinamika. Karena segala sesuatu di Alam Semesta cenderung tidak teratur menurut Hukum Kedua, orbit yang teratur tidak mungkin. Ini tidak dapat diselesaikan dengan menunjuk pada pencurahan besar energi dari matahari. Padahal, diketahui bahwa fluks foton dari matahari dan "angin matahari" justru cenderung menjadi alasan kuat matahari mengelilingi bumi.



Ada banyak teori alternatif yang harus diajarkan atas dasar kesetaraan. Misalnya, perilaku yang diamati dari bumi yang berputar mengelilingi matahari dapat dijelaskan dengan sempurna jika matahari memiliki muatan positif bersih dan planet-planet memiliki muatan negatif bersih, karena muatan yang berlawanan tarik-menarik dan gayanya adalah hukum kuadrat terbalik, persis seperti diusulkan oleh Teori Gravitasi yang semakin didiskreditkan. Teks fisika dan kimia menekankan bahwa ini adalah penjelasan untuk elektron yang beredar di sekitar nukleus, jadi jika itu bekerja untuk atom, mengapa tidak untuk tata surya? Jawabannya sederhana: ortodoksi ilmiah. Fakta ilmiahnya menjadi bulan dan matahari bergerak simultan dalam garis edarnya secara sempurna mengelilingi bumi.

Kantor Paten AS tidak pernah mengeluarkan paten untuk anti-gravitasi. Kenapa ini? Menurut hukum alam dan homeopati, segala sesuatu ada dalam kebalikan: baik-jahat; kasih karunia-dosa; muatan positif – muatan negatif; kutub utara–kutub selatan; getaran baik – getaran buruk; dan seterusnya. Kita tahu ada anti-evolusionis, jadi mengapa tidak anti-gravitasi? Ini jelas merupakan masalah elit pendirian ilmiah melindungi mereka sendiri. Makalah anti-gravitasi secara rutin ditolak dari jurnal peerreview, dan para ilmuwan yang mengusulkan anti-gravitasi dengan cepat kehilangan dana mereka. Teori gravitasi universal hanyalah cara untuk menjaga agar uang hibah tetap mengalir dengan teori turunan cerita dongeng satelit, bumi globe, bumi mengelilingi matahari, dan big bang.

Ini jadi bahan tafakuran untuk saudara tua 'padirabah' yang bernama 'cewangputih'. Katanya konsern pada dunia pembelajaran, apakah penganut agama gravitasi?. Buatlah proyek kolaborasi prestisius untuk kebenaran fakta bukan teori gravitasi pembodohan.


Baca juga:

https://www.blogger.com/blog/post/edit/148424575182041982/44172989754028512





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gravitasi: Masih percaya itu fakta?

Semesta Raya